Kamis, 26 April 2012

Mimpi dan Takdir


Masih ingat dengan cita-cita kita di waktu kecil dulu?
Mau jadi pilot, dokter, guru, tentara, bahkan presiden
Sekarang ke mana perginya impian itu!
Di antara kita tentu ada yang menggapainya
Dan sekarang ia tidak lagi menyebutnya sebagai mimpi

Tapi, di antara kita yang bermimpi dulu
Ada juga yang semakin menjauhinya
Semakin bertambah usianya
Semakin tidak berani mengimpikannya

Memang tiap kali bertambah usia seseorang
Tiap kali pula tingkat rasionalitasnya mananjak
Sisi lainnya semakin ia takut gagal

Sahabat sekalian
Percayailah mimpi dan takdir
Kalau mimpi memberi kita nafas untuk berjuang
Maka takdir akan melapangkan hati menerima hasilnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar